Akses Jalan Berupaya Dipulihkan, MDA Apresiasi Langkah Pemkab Luwu dan Forkopimda

Uncategorized106 Dilihat

Jagadnews.id | LUWU, 16 Oktober 2026 — PT Masmindo Dwi Area (MDA) menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Luwu, Forkopimda, DPRD Kabupaten Luwu, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat yang telah mengedepankan dialog dan pendekatan damai dalam upaya membuka kembali akses jalan yang selama ini terhambat.

Sejak berlangsungnya Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI pada 8 Oktober 2026, berbagai upaya telah dilakukan oleh para pemangku kepentingan untuk mencari solusi yang mengedepankan kepastian hukum, ketertiban umum, dan kepentingan masyarakat yang lebih luas. MDA menghormati seluruh proses yang tengah berjalan dan mendukung langkah-langkah penyelesaian yang dilakukan secara konstitusional sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

MDA juga menyambut baik hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kabupaten Luwu pada Jumat (16/10/2026), yang merekomendasikan pemulihan akses jalan melalui pendekatan persuasif dan sesuai ketentuan hukum, dengan tetap menghormati proses penyelesaian sengketa lahan yang sedang berlangsung.

Direktur MDA, Erlangga Gaffar, menjelaskan bahwa upaya pemulihan akses jalan merupakan langkah penting untuk memulihkan mobilitas masyarakat, menjamin distribusi kebutuhan pokok, bahan bakar, logistik, layanan publik, serta kegiatan ekonomi yang selama ini terdampak.

“Akses jalan tersebut juga menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat dan berbagai pelaku usaha yang tidak terkait langsung dengan pokok sengketa yang sedang diproses,” ujarnya.

MDA menegaskan bahwa perusahaan menghormati hak setiap pihak untuk memperoleh keadilan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Oleh karena itu, penyelesaian sengketa yang masih berlangsung hendaknya dilakukan melalui forum dan proses hukum yang objektif, transparan, serta berkeadilan, tanpa mengorbankan hak masyarakat lainnya untuk bekerja, berusaha, dan memperoleh penghidupan yang layak.

Perusahaan memahami bahwa situasi yang terjadi telah menimbulkan dampak terhadap pekerja, pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, pemasok lokal, serta keluarga yang menggantungkan penghidupannya pada aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. Untuk itu, MDA bersama para kontraktor akan terus melakukan langkah-langkah mitigasi guna meminimalkan dampak terhadap tenaga kerja dan keberlangsungan usaha masyarakat sekitar.

MDA juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas daerah, menghindari tindakan provokatif, intimidasi, maupun penyebaran informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan konflik horizontal. Perbedaan pandangan dalam suatu sengketa hendaknya diselesaikan melalui dialog dan mekanisme hukum yang tersedia dengan tetap menjunjung nilai-nilai persaudaraan dan kearifan lokal masyarakat Luwu.

Ke depan, MDA siap berpartisipasi dalam setiap forum koordinasi yang difasilitasi pemerintah dan pemangku kepentingan terkait guna mendukung terciptanya penyelesaian yang adil, terukur, dan memberikan kepastian bagi seluruh pihak.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *