Buka Musda V LDII Luwu, Pemkab Tekankan Peran Strategis Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan SDM

Uncategorized57 Dilihat

Jagadnews.id | Luwu – Pemerintah Kabupaten Luwu mendorong penguatan peran organisasi keagamaan sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia, penguatan karakter generasi muda, serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, saat mewakili Bupati Luwu membuka Musyawarah Daerah (Musda) V Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Luwu Tahun 2026 di Belopa, Rabu (3/6/2026).

Dalam sambutan Bupati Luwu yang dibacakannya, Muhammad Rudi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda V LDII sebagai forum organisasi yang tidak hanya menjalankan proses demokrasi internal, tetapi juga menjadi ruang merumuskan program dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan manusia yang memiliki kualitas keimanan, akhlak, pengetahuan, dan karakter yang kuat.

“Organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam membina masyarakat, memperkuat pendidikan karakter, serta menanamkan nilai-nilai moral dan kebangsaan kepada generasi muda,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Luwu, lanjutnya, terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan untuk mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, produktif, dan berdaya saing.

Ia juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi informasi yang menghadirkan berbagai persoalan sosial, mulai dari degradasi moral hingga penyalahgunaan narkoba. Karena itu, keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, dinilai penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan moral generasi muda.

Muhammad Rudi berharap LDII dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang berkarakter, menjaga persatuan, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman.

“Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi. Nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan toleransi yang selama ini menjadi karakter masyarakat Luwu harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Luwu berharap Musda V LDII dapat menghasilkan program-program yang inovatif dan konstruktif, sekaligus melahirkan kepengurusan yang mampu memperkuat kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan tersebut turun dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Luwu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu, Ketua DPW LDII Provinsi Sulawesi Selatan beserta jajaran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, Ketua DPD LDII Kabupaten Luwu, para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *