Bupati Luwu Apresiasi Gebyar Lestari Desa Ta’, Ajak Anak Muda Jadi Petani

Uncategorized40 Dilihat

LUWU, Jagadnews.id – Bupati Luwu, Patahudding, mengapresiasi inisiatif Pemuda Tani Indonesia (PTI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Luwu dalam merancang kegiatan Gebyar Lestari Desa Ta’ yang mengusung konsep agroekologi untuk mendorong kemandirian desa dan pelestarian lingkungan.

Apresiasi tersebut disampaikan Patahudding saat menerima audiensi pengurus PTI DPC Luwu di ruang kerjanya, Rabu (21/10/2026). Pertemuan itu membahas rencana kegiatan yang berfokus pada pengembangan potensi lokal, kepedulian lingkungan, serta peningkatan keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian berkelanjutan.

Ketua PTI DPC Luwu, Akrama Harnong, S.Pi., hadir bersama Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Pirdaus Andrie Islamuddin. Dalam pertemuan tersebut, Akrama memaparkan sejumlah agenda yang direncanakan dalam Gebyar Lestari Desa Ta’.

Akrama menjelaskan, audiensi itu merupakan bagian dari koordinasi organisasi dengan Bupati Luwu yang juga menjadi pembina PTI.

“Bagaimanapun juga, Bapak Bupati Luwu merupakan pembina kami. Jadi, sudah sepantasnya sebagai anak, kami menyampaikan setiap rencana kegiatan yang akan kami laksanakan. Apalagi, Bapak Bupati juga memiliki latar belakang sebagai petani, sehingga komunikasi kami mengenai pertanian selalu nyambung,” kata Akrama.

Dalam pertemuan tersebut, Patahudding mendorong PTI menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal dan menumbuhkan kecintaan terhadap dunia pertanian. Ia berharap anak muda tidak lagi memandang profesi petani sebagai pekerjaan yang kurang menarik.

“Sebagai anak muda, jangan gengsi menjadi petani,” demikian pesan yang disampaikan dalam pertemuan itu.

Menurut Patahudding, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menopang perekonomian masyarakat. Keterlibatan generasi muda dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sektor tersebut serta membuka peluang usaha berbasis potensi lokal.

Selain memberikan masukan terkait rencana kegiatan, Patahudding juga berbagi pengalaman perjalanan hidupnya, khususnya yang berkaitan dengan dunia pertanian. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pengurus PTI untuk mengambil peran dalam pengembangan pertanian di Kabupaten Luwu.

Gebyar Lestari Desa Ta’ dirancang sebagai ruang kolaborasi antara pemuda, petani, pemerintah, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, PTI DPC Luwu ingin mendorong pengembangan potensi desa yang berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut mengusung tema **“Agroekologi Desa Ta’ sebagai Model Inovasi Menuju Desa Mandiri dan Luwu Lestari”.** Tema ini menekankan pentingnya pengembangan pertanian yang selaras dengan pelestarian lingkungan untuk mewujudkan desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi antara PTI DPC Luwu dan pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan sektor pertanian serta pemberdayaan generasi muda di wilayah pedesaan.

Sementara itu, agenda terperinci, waktu pelaksanaan, dan bentuk kegiatan Gebyar Lestari Desa Ta’ belum dijelaskan dalam keterangan audiensi tersebut.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *