Bupati Luwu Perkuat Program Pendidikan, Seragam Gratis Plus hingga Sekolah Sehat Diluncurkan

Uncategorized48 Dilihat

Jagadnews.id | LUWU,– Pemerintah Kabupaten Luwu terus memperkuat program prioritas di bidang pendidikan melalui penyerahan seragam gratis plus bagi peserta didik, peluncuran Hari Literasi, serta pencanangan Sekolah Sehat di SD Negeri 59 Noling, Kamis (15/10/2026).

Bupati Luwu, H. Patahudding, bersama Ketua Forum KKS Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding, dan rombongan meninjau pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman bagi siswa.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Luwu menyerahkan secara simbolis bantuan seragam gratis plus yang mencakup baju seragam, sepatu, dan tas sekolah. Program ini merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban orang tua sekaligus mendorong seluruh anak di Kabupaten Luwu memperoleh akses pendidikan.

Dalam sambutannya, Patahudding menegaskan bahwa program seragam gratis plus merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk bersekolah.

“Program ini menjadi salah satu prioritas kami karena tidak ingin ada anak-anak di Kabupaten Luwu yang tidak bersekolah hanya karena keterbatasan ekonomi, termasuk karena tidak mampu membeli seragam dan perlengkapan sekolah,” ujarnya.

Ia juga meminta agar setiap pelaksanaan program pemerintah daerah disosialisasikan secara luas kepada masyarakat, khususnya orang tua siswa, sehingga manfaat dan tujuan program dapat dipahami dengan baik.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya bergantung pada pemerintah dan sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi proses belajar serta membentuk karakter anak.

Patahudding turut menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini. Ia berharap guru dan orang tua bersama-sama menanamkan nilai sopan santun, etika, penghormatan kepada orang yang lebih tua, serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Pendidikan bukan hanya soal pelajaran di kelas, tetapi juga bagaimana membentuk karakter anak sejak dini. Karena itu, peran guru dan orang tua harus berjalan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu, Andi Palanggi, menjelaskan bahwa pencanangan Sekolah Sehat mencakup sejumlah upaya, antara lain pengelolaan sampah, pemanfaatan pekarangan sekolah, pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta pengelolaan kantin yang sehat dan bersih.

Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan, termasuk dalam mendukung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis secara berkala bagi peserta didik.

Selain pencanangan Sekolah Sehat, kegiatan ini juga ditandai dengan peluncuran Hari Literasi SDN 59 Noling sebagai upaya menumbuhkan budaya membaca dan meningkatkan minat belajar siswa sejak dini.

Pada kesempatan itu, Bupati Luwu bersama rombongan meninjau kebun sayur sekolah sebagai bagian dari pemanfaatan pekarangan untuk mendukung lingkungan pendidikan yang sehat dan produktif. Rombongan juga membagikan masker kepada para siswa sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan peserta didik.

Patahudding berharap seluruh program prioritas di bidang pendidikan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan kepala sekolah, guru, orang tua, pemerintah desa, dan masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan kawasan sekitarnya agar tercipta suasana belajar yang sehat, aman, dan nyaman.

Turut hadir Wakil Ketua Forum KKS Kabupaten Luwu, Nilasari Dhevy, Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Luwu, Imran, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary, Camat Bua Ponrang, Bunawar Paemo, serta unsur pemerintah kecamatan, desa, tenaga pendidik, dan pihak terkait lainnya.

(*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *