Dua Anggota DPRD Luwu Hadir Dan Beri Dukungan Terhadap Aksi Pemekaran Provinsi Luwu Raya

Uncategorized134 Dilihat

Jagadnews.id | Luwu – Dua anggota DPRD Wija Tanah Luwu, yakni Ahmad Gazali, Anggota DPRD Luwu dari Fraksi NasDem, dan Fadriaty As, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Demokrat, menghadiri mimbar perjuangan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Luwu di Batas Cimpu, perbatasan Belopa–Cimpu, Jumat, 23 Januari 2026.

Kehadiran kedua wakil rakyat tersebut menjadi bukti dukungan terhadap perjuangan masyarakat Luwu untuk memekarkan Luwu Raya sebagai provinsi.

Dalam orasinya, Fadriaty As menegaskan bahwa momentum Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) dan Hari Jadi Luwu (HJL) sangat tepat untuk kembali menagih janji Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Soekarno, terkait pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Ia menyampaikan bahwa pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Provinsi Luwu Raya merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

“Kenapa harus menjadi provinsi? Karena ini untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan menjadi provinsi, akses pembangunan, pelayanan publik, dan pemerataan kesejahteraan akan lebih optimal,” ujar Fadriaty di hadapan massa aksi.

Mantan aktivis IPMIL ini juga menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen masyarakat Luwu Raya dalam memperjuangkan DOB tersebut. Menurutnya, jika masyarakat bersatu dan konsisten menyuarakan aspirasi ini, maka peluang terwujudnya Provinsi Luwu Raya akan semakin besar.

“Momentum hari ini sangat tepat karena bertepatan dengan HPRL dan HJL. Jika masyarakat Luwu Raya bersatu menyuarakan DOB ini, insya Allah Provinsi Luwu Raya akan terbentuk,” tegasnya.

Fadriaty yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Daerah Pemilihan (Dapil) 11 Luwu Raya juga menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya. Ia berharap gerakan tersebut dapat membuka mata Presiden RI dan para pemangku kebijakan di tingkat pusat untuk segera merealisasikan tuntutan masyarakat Luwu Raya.

“Sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulsel Dapil 11 Luwu Raya, kami mendukung penuh pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya. Semoga pergerakan hari ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah pusat untuk mewujudkan harapan masyarakat Luwu Raya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ahmad Gazali mengatakan perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya tidak akan pernah pudar. Ia menegaskan kehadiran para legislator di barisan pejuang Provinsi Luwu Raya merupakan bentuk komitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat.

“Kita berjuang meski berbeda, tetapi tujuannya sama. Kami pimpinan DPRD di wilayah Luwu Raya sudah menandatangani komitmen bersama terkait urgensi pemekaran Luwu Raya,” katanya.

Ahmad Gazali juga mengungkapkan bahwa di tengah perjuangan tersebut, pihaknya menerima undangan audiensi untuk membahas urgensi pemekaran Luwu Raya yang akan digelar pada 26–27 Januari 2026 di Jakarta.

“Saya berkomitmen bersama pimpinan lembaga yang ada di kabupaten Luwu Raya untuk siap mengawal apa yang menjadi titah Datu Luwu. Ketika sebuah titah telah disampaikan, maka itu adalah perintah,” pungkasnya. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *