Jelang Porprov XVIII Sulsel, Bupati Luwu Suntik Semangat Atlet dengan Bonus Lebih Besar

Berita, Olahraga11 Dilihat

Jagadnews.id | Luwu — Bupati Luwu, H. Patahudding, secara resmi melepas kontingen Kabupaten Luwu yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Bone dan Wajo, pada tanggal 7 hingga 14 November 2026.

Pelepasan kontingen berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, pada hari Senin, 2 November 2026. Dalam kesempatan tersebut, Patahudding mengumumkan kenaikan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali sebagai bentuk apresiasi dan motivasi untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Dalam sambutannya, Patahudding menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang akan membawa nama Kabupaten Luwu pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Ia berharap seluruh atlet dapat memberikan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama daerah.

“Untuk anak-anakku para atlet, jika berhasil meraih medali emas, bonusnya ditambah Rp5 juta, sehingga menjadi Rp15 juta. Untuk medali perak, yang sebelumnya Rp7 juta, kini menjadi Rp10 juta. Sementara itu, untuk medali perunggu, bonusnya menjadi Rp5 juta,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Bupati juga menjanjikan bonus tambahan apabila kontingen Kabupaten Luwu berhasil mencapai target juara umum.

Patahudding juga mengajak para atlet asal Luwu yang saat ini memperkuat daerah lain agar kembali membela daerahnya sendiri. Menurutnya, perhatian terhadap atlet harus terus ditingkatkan agar potensi olahraga Kabupaten Luwu dapat berkembang.

“Perlu diketahui, banyak atlet kita yang di daerah lain karena merasa kurang mendapatkan perhatian. Oleh karena itu, saya ingin memanggil kembali semua atlet yang berada di luar sana dan mewakili daerah lain. Silakan kembali ke Luwu,” katanya.

Di hadapan para atlet, Patahudding juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan kehormatan daerah selama mengikuti pertandingan.

Ia mengingatkan bahwa seluruh atlet bukan hanya bertanding untuk kepentingan pribadi, tetapi juga membawa identitas dan martabat Kabupaten Luwu.

“Namun, saya tetap berharap kepada anak-anakku sekalian, para atlet, agar menjaga sportivitas. Kita mewakili Kabupaten Luwu. Jaga Kabupaten Luwu ini. Kabupaten Luwu adalah peradaban tua di Sulawesi Selatan. Jagalah harkat dan martabatnya. Sekaya apa pun kita, sehebat apa pun kita, jika tidak memiliki martabat, semuanya tidak ada gunanya. Oleh karena itu, saya berharap kepada kita semua agar menjaga harkat dan martabat Kabupaten Luwu,” ucapnya.

Selain memberikan motivasi kepada atlet, Bupati juga meminta seluruh pendamping cabang olahraga menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal. Ia berharap pendamping tidak hanya hadir saat seremoni pelepasan, tetapi benar-benar memberikan perhatian selama atlet berada di lokasi pertandingan.

“Saya berharap agar para pendamping cabor atau atlet betul-betul memperhatikan cabor atau atletnya. Pendamping atlet harus benar-benar siap menjalankan tugasnya. Dengan begitu, anak-anak kita, para atlet, bisa merasa tenang saat bertanding,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kontingen Porprov XVIII Sulsel 2026 Kabupaten Luwu, dr. Daud Mustakim, menyampaikan bahwa Kabupaten Luwu berhasil meloloskan atlet pada 24 cabang olahraga (cabor).

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan Porprov sebelumnya, ketika Kabupaten Luwu belum pernah meloloskan atlet pada lebih dari 20 cabang olahraga.

Berdasarkan data kontingen, Kabupaten Luwu memberangkatkan sebanyak 308 orang yang terdiri atas 184 atlet, 47 pelatih, 25 manajer, dan 52 ofisial.

Pembukaan Porprov XVIII Sulsel dijadwalkan berlangsung pada 7 November 2026 pukul 13.00 WITA di Kabupaten Bone, sedangkan penutupan akan dilaksanakan pada 14 November 2026.

Untuk mendukung kebutuhan kontingen selama pelaksanaan Porprov, KONI Luwu telah menyiapkan sejumlah fasilitas dan personel pendukung. Di antaranya pendamping cabang olahraga, tujuh personel kesekretariatan di Bone dan tujuh personel di Wajo, serta empat tim medis yang dibagi untuk bertugas di kedua daerah tersebut.

Tim medis akan memberikan penanganan apabila atlet mengalami cedera, melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum pertandingan, serta menyediakan konsultasi terkait kesehatan dan kebutuhan gizi atlet.

Selain itu, kebutuhan konsumsi kontingen akan dipusatkan melalui dapur umum. Tim pengamanan juga disiapkan untuk menjaga ketertiban dan memastikan seluruh atlet mematuhi aturan, termasuk batas waktu keluar hingga pukul 22.00 WITA.

Ketua KONI Kabupaten Luwu, Suriyanto, mengatakan Porprov bukan sekadar ajang untuk mengejar medali atau menjadi juara. Lebih dari itu, kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, semangat juang, dan sportivitas.

“Keikutsertaan dalam Porprov bukan sekadar tentang meraih medali atau menjadi juara. Lebih dari itu, ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, semangat juang, kedisiplinan, sportivitas, dan kehormatan daerah yang kita cintai,” ujarnya.

Terkait target prestasi, KONI Luwu menargetkan kontingen Kabupaten Luwu mampu menembus 10 besar klasemen akhir perolehan medali Porprov XVIII Sulsel 2026.

Suriyanto menyebut pihaknya akan mengupayakan perolehan medali emas semaksimal mungkin agar target tersebut dapat tercapai.

“Perolehan medali emas akan kita upayakan semaksimal mungkin. Yang pasti, target kita adalah bisa membawa Kabupaten Luwu menembus peringkat 10 besar,” ungkapnya.

Pelepasan kontingen tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, Wakil Ketua DPRD Luwu Andi Mammang, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), jajaran KONI, serta para atlet.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan atribut kontingen kepada perwakilan atlet serta pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta yang akan mengikuti Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026.

Dengan dukungan pemerintah daerah, KONI, pelatih, dan seluruh pendamping, kontingen Kabupaten Luwu diharapkan mampu tampil maksimal serta membawa pulang prestasi yang membanggakan pada ajang olahraga terbesar tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.(*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *