PTI Luwu dan Dinas Pertanian Bentuk Brigade Pangan di Ponrang, Libatkan Petani Milenial

Uncategorized119 Dilihat

Jagadnews.id | ponrang – 7 Juli 2026 — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kabupaten Luwu bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Luwu menggelar sosialisasi sekaligus membentuk Brigade Pangan di Kelurahan Padang Sappa dan Desa Tumale, Kecamatan Ponrang, Selasa (7/7/2026).Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran generasi muda dalam mendukung target swasembada pangan nasional.

Kegiatan itu dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Islamuddin, Camat Ponrang Musta, SE, Kapolsek Ponrang, perwakilan Danramil 1403-04 Padang Sappa melalui Babinsa, para lurah, kepala desa, serta penyuluh pertanian lapangan (PPL) se-Kecamatan Ponrang.

Ketua DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Luwu, Akrama Harnong, mengatakan pembentukan Brigade Pangan diharapkan mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk terlibat aktif di sektor pertanian. Sasaran program ini adalah pemuda berusia 19 hingga 39 tahun yang dipersiapkan menjadi penggerak pembangunan pertanian di daerah.

“Brigade Pangan akan memberikan dampak positif bagi anak-anak muda. Kami ingin mengajak mereka melihat pertanian sebagai sektor yang menjanjikan. Sekarang bukan lagi zamannya gengsi. Bertani adalah pekerjaan yang mulia, memiliki prospek ekonomi yang baik, dan berkelanjutan,” kata Akrama.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Islamuddin, mengapresiasi langkah Pemuda Tani Indonesia yang dinilai proaktif mendukung program pemerintah di bidang swasembada pangan.

Ia menjelaskan, pembentukan Brigade Pangan sejalan dengan arahan Bupati Luwu, H. Patahuddin, agar pembentukan kelompok tersebut segera direalisasikan di berbagai wilayah untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan persawahan di Kabupaten Luwu.

“Kami berkomitmen mendukung penuh semangat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Harapannya, Brigade Pangan dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus membantu menekan angka pengangguran,” ujarnya.

Islamuddin menambahkan, setiap Brigade Pangan nantinya akan beranggotakan sekitar 15 petani milenial yang mengelola lahan persawahan seluas 150 hingga 200 hektare. Pemerintah juga merencanakan dukungan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) modern, seperti traktor roda empat, rotavator, combine harvester, pompa air, transplanter, hingga drone penyemprot.

Menurutnya, penggunaan alsintan modern akan mempercepat proses pengolahan lahan dan panen, menekan biaya produksi, serta membuka peluang usaha melalui penyediaan jasa sewa alat pertanian.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Ponrang, Musta, SE, menyatakan kesiapan pemerintah kecamatan untuk mendukung pembentukan Brigade Pangan di wilayahnya.

Ia berharap setiap desa dan kelurahan di Kecamatan Ponrang dapat memiliki sedikitnya satu Brigade Pangan sebagai upaya memperkuat produktivitas pertanian dan mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan sektor pangan.

Program Brigade Pangan diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat regenerasi petani sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Luwu melalui pemanfaatan teknologi modern dan pemberdayaan petani muda.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *