Pemkab Luwu Aktifkan Kembali Pasar Lanipa yang Lama Tidak Beroperasi, Target Beroperasi Sebelum Ramadan

Uncategorized83 Dilihat

Jagadnews.id | LUWUPemerintah Kabupaten Luwu berencana kembali mengaktifkan Pasar Lanipa yang sudah lama mati suri. Pasar tersebut diketahui tidak berumur lama setelah diresmikan beberapa tahun lalu.

Kepala UPT Pasar Luwu, Faisal, mengatakan pengaktifan pasar tersebut merupakan langkah pemerintah untuk memanfaatkan aset daerah yang tidak berfungsi. Karena itu, pada 2026 akan dimulai pembenahan untuk mengaktifkan kembali pasar tersebut.

“Kami tadi sudah rapat dengan beberapa stakeholder di Kantor Kecamatan Ponrang Selatan. Kita membicarakan langkah awal untuk mengaktifkan pasar tersebut,” kata dia saat dikonfirmasi, Selasa, 6 Januari 2026.

Dia menuturkan bahwa pasar tersebut pada tahun pertama akan dikelola oleh panitia pasar tingkat kecamatan selama satu tahun. Dalam kurun waktu tersebut akan dilakukan evaluasi agar pasar itu bisa berkembang.

“Selama setahun itu tidak ada retribusi. Kami juga menyampaikan agar pelaku pasar yang menguasai kunci didata dan dikonfirmasi apakah yang bersangkutan ingin meramaikan pasar atau tidak. Jika tidak, maka akan diberikan kepada pihak yang berkenan,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Ponrang Selatan, Muhammad Kasim, menjelaskan bahwa dalam waktu dekat panitia pasar akan mengadakan pertemuan internal untuk membahas rencana pengaktifan pasar tersebut.

“Untuk saat ini, hal pertama yang dilakukan adalah pembenahan pasar tersebut. Kita akan bersurat ke Dinas PUTR untuk meminta bantuan berupa alat berat, karena kondisi pasar saat ini memang belum bisa langsung diaktifkan,” jelasnya, Selasa, 6 Januari 2026.

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa dirinya akan meminta seluruh kepala desa di Kecamatan Ponrang Selatan untuk melakukan sosialisasi terkait pengaktifan pasar tersebut kepada masyarakat.

“Harapan kita, masyarakat Ponrang Selatan bisa meramaikan pasar tersebut jika sudah diaktifkan kembali. Kita tidak hanya berharap pasar aktif, tetapi juga bagaimana pasar itu bisa ramai. Karena itu, kehadiran masyarakat Ponrang Selatan sangat dibutuhkan,” imbuhnya.

Kasim menandaskan, pasar tersebut ditargetkan sudah bisa beroperasi sebelum bulan puasa. Adapun hari operasional yang direncanakan adalah Selasa dan Sabtu, “namun hal itu belum final dan masih menunggu keputusan panitia.” (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *